Menang Atas Roh Intimidasi Dalam Hidup. Belajar Dari Kisah Daud

0
roh intimidasi

GenerasiTerang.com – Roh intimidasi adalah roh iblis yang suka menekan atau menakut-nakuti manusia. Roh ini bekerja lewat perkataan-perkataan yang melemahkan, baik itu dari diri sendiri maupun dari orang lain.

Mari kita pelajari pekerjaan roh intimidasi lewat kisah peperangan Goliat vs Daud

Baca 1 Samuel 17:1-11

Goliat mulai melontarkan kata-kata melemahkan untuk mengintimidasi orang Israel. Kata Goliat kepada pasukan Israel: “Mengapa kamu keluar untuk mengatur barisan perangmu? Bukankah aku seorang Filistin dan kamu adalah hamba Saul? Pilihlah bagimu seorang, dan biarlah ia turun mendapatkan daku. Jika ia dapat berperang melawan aku dan mengalahan aku, maka kami akan menjadi hambamu; tetapi jika aku dapat mengungguli dia dan mengalahkannya, maka kamu akan menjadi hamba kami dan takluk kepada kami. Aku menantang hari ini barisan Israel; berikanlah kepadaku seorang, supaya kami berperang seorang lawan seorang”

Dan yang terjadi pada bangsa Israel setelah mendengar hal itu di ayat 11 : “Ketika Saul dan segenap Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan.” Saul dan seluruh orang Israel terintimidasi oleh perkataan musuh. Saul dan orang Israel itu belum lagi berbuat apa-apa, tetapi mereka sudah cemas dan sangat ketakutan. Mereka belum berperang tetapi sudah merasa kalah.

Orang yang sudah merasa kalah sebelum berperang pasti kalah dalam peperangan. Keadaan orang-orang yang kena roh intimidasi iblis seperti itu. Mereka dengan cepat lupa bahwa ada Allah yang lebih kuat dan lebih hebat berada di pihak mereka. Tapi berbeda dengan Daud, dia tidak mau terintimidasi oleh perkataan Musuh (Baca 1 Samuel 17:12-39)

Apa reaksi Daud terhadap perkataan intimidasi dari Saul? Daud membalasnya dengan memperkatakan kesaksian hidupnya bersama Tuhan.

Daud tidak mau ikut-ikutan Saul dalam memperkatakan hal-hal tentang musuh, ia tidak mau memuji-muji musuh. Tetapi Daud memperkatakan hal-hal tentang Tuhan, ia memuji-muji Tuhan, bagaimana Tuhan sudah menolongnya dalam masa sulit yang lalu dan sekarang Tuhan juga akan menolongnya terhadap orang Filistin itu. Daud tidak mau terjebak dalam roh intimidasi yang dilontarkan Goliat.

Kebanyakan orang Kristen dalam menghadapi masalah suka memuji-muji musuh, suka memperkatakan bagaimana besarnya persoalan yang mereka hadapi. Dengan berbuat demikian, sesungguhnya Anda sedang mengintimidasi diri sendiri, sedang membangkitkan roh intimidasi yang dibawa iblis. Tak heran bila Anda semakin lemah dan terpuruk. Ingatlah pertolongan Allah bagi Anda diwaktu-waktu yang lalu dan saksikanlah itu.

Baca Juga  4 Alasan Untuk Berterima Kasih Kepada Tuhan di Tengah Masalah

Strategi perang Goliat bukanlah pada kecanggihan alat perang atau skill berperangnya. Karena tidak ada 1 hal yang lebih canggih atau lebih hebat yang ada pada orang Filistin yang melebihi orang Israel. Karena dalam sejarah menuliskan bahwa sejak dahulu sampai sekarang, orang Israel selalu menang dalam peperangan dan tidak dapat dikuasai oleh musuh-musuhnya.

Lalu apakah strategi Goliat dalam menghadapi orang Israel yang begitu kuat itu?

1 Samuel 17:16, 25b “Orang Filistin itu maju mendekat pada pagi hari dan pada petang hari. Demikianlah ia tampil ke depan empat puluh hari lamanya. Berkataah orang-orang Israel itu: “Sudahkah kamu liat orang yang maju itu? Sesungguhnya ia maju untuk mencemoohkan orang Israel!”

Strategi musuh pertama adalah 2 hari sekali (pagi dan sore) selama 40 hari memperkatakan kata-kata intimidasi kepada orang Israel. Itulah strategi iblis dalam mengalahkan orang percaya, dengan memberikan perkataan roh intimidasi.

Strategi ini pula yang dipakai Goliat dalam menghadapi Daud, tapi Daud tidak mau mengalah terhadap perkataan musuh. Jadi sebelum mereka berperang dengan senjata perang, terlebih dahulu mereka perang kata-kata.

Apa yang Daud lakukan dalam menghadapi roh intimidasi Goliat? Daud menolak perkataan intimidasi musuh. Ia melawan perkataan intimidasi musuh dengan cara memperkatakan kedahsyatan Tuhan, Daud memperkatakan Firman Tuhan (Baca 1 Samuel 17:45-47)

Namun menariknya Daud tidak membalas perkataan cemooh Goliat dengan cemooh juga, tapi ia membalas cemooh dengan perkataan kesaksian tentang kehasyatan Tuhan yang ia alami dalam hidupnya sehari-hari.

Jadi melawan roh intimidasi dengan cara apa? Dengan perkataan KESAKSIAN. Jadi dengan bersaksi kita memukul iblis tepat di mulut dan hidungnya.

Wahyu 12:11a “Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka”

Jadi cara untuk mengalahkan iblis yang berusaha mengintimidasi hidup kita adalah dengan memperkatakan Firman Tuhan, memperkatakan kesaksian yang membangun iman kita. Mengisi pikiran kita dengan perkataan yang positif.

Jika kalia merasa diberkati dengan artikel rohani / renungan rohani ini, jangan lupa untuk share dan follow kami di instagram dan facebook.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here