Jangan Salah Berdoa, Belajar Bagaimana Doa Yang Benar Dari Tuhan Yesus

0
doa yang benar

GenerasiTerang.com – Doa adalah ungkapan isi hati seseorang kepada Tuhan. Jadi doa ibarat kita sedang berbicara langsung kepada Tuhan. Ketika kita berbicara terkadang kita berbicara yang tidak benar atau tidak sesuai, begitu pula dengan doa. Penting untuk kita ketahui bagaimana doa yang benar, yang sesuai dengan Alkitab.

Tuhan Yesus sendiri telah mengajarkan kita cara doa yang benar dalam Alkitab.

Matius 6:8-13 8 Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. 9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. [Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.]”

1. Dikuduskanlah nama-Mu (dimuliakanlah nama-Mu)

Hal yang pertam yang perlu kita perhatikan agar doa kita menjadi benar adalah motivasi kita berdoa. Apakah hal-hal yang kita minta doa doa memiliki tujuan untuk memuliakan Tuhan? Seringkali orang berdoa, supaya Tuhan memakai hidupnya, tapi motivasi sesungguhnya adalah agar dia lebih populer dan terkenal (untuk kemuliaan diri sendiri), bukan untuk memuliakan Tuhan. Jadi, kembali periksa motivasi awal kita meminta kepada Tuhan agar menjadi doa yang benar.

2. Datanglah kerajaan-Mu

Berdoa supaya kerajaan Allah dihadirkan dalam hidup kita. Sehingga melalui hidup kita, kerajaan Allah dihadirkan kepada lingkungan dimana kita berada.

3. Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga

Jangan sampai meminta sesuatu berdasarkan kehendak diri kita sendiri, tetapi untuk kerajaan-Nya, untuk kehendak-Nya, untuk memuliakan nama-Nya. Orang yang hanya berfokus kepada dirinya sendiri akan mudah/sering kecewa kepada Tuhan dan sesama. Sebab yang Tuhan kehendaki, itulah yang harus terjadi dalam hidup kita; dan bukan kehendak kita. Sekalipun untuk mewujudkan kehendak Tuhan itu, daging/kenyamanan kita harus dikorbankan. Namun, setiap orang yang mengutamakan kehendak Tuhan tidak akan kecewa, sebab Tuhan akan membawa kita ke dalam kehidupan yang penuh mujizat.

Baca Juga  3 Tips Mengatasi Rasa Khawatir Yang Datang Tiba-tiba

4. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

Pelajaran keempat tentang bagaimana ajaran doa yang benar Tuhan Yesus kepada murid-muridnya ada di ayat berikanlah kami makanan yang secukupnya. Penting untuk kita ketahui, orang serakah tidak akan dapat menikmati berkat dan pertolongan Tuhan. Orang miskin yang sesungguhnya bukanlah orang yang tidak punya uang dan makanan. Dan orang kaya yang sesungguhnya bukanlah orang yang memiliki harta berlimpah.

Orang kaya dimata Tuhan adalah orang yang selalu merasa CUKUP (sehingga selalu ada alasan baginya untuk bersyukur kepada Tuhan) dan PUAS (sehingga ia selalu dapat menikmati berkat Tuhan dalam hidupnya. Tidak merasa berbeban sekalipun mungkin masih ada pergumulan).

5. Ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami

Perhatikanlah bahwa selalu ada hubungan antara “kita mengampuni sesama” dengan “pengampunan dosa kita oleh Tuhan”. Tuhan mengampuni dosa dan kesalahan kita hanya jika kita telah mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Ini adalah ciri doa yang benar kelima agar kita saling mengampuni sesama.

6. Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan

Berdoalah supaya kita jangan jatuh dalam pencobaan dan kejahatan. Ingatlah bahwa Allah tidak pernah mencobai kita untuk berbuat dosa, tetapi Allah menguji kita untuk mengungkapkan kualitas rohani kita.

Keenam pelaharan inilah dapat kita petik dari Doa Bapa Kami yang Yesus ajarkan. Dari keenam hal dari doa ini, hanya 1 permintaan untuk kebutuhan kita. Apakah terlalu minim? Tidak! Satu permintaan ini CUKUP untuk menjamin pemeliharaan Tuhan bagi hidup kita, satu jaminan bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan kita, bahwa kita tidak perlu khawatir atau takut akan penghiduan kita masing-masing.

Jika kalia merasa diberkati dengan artikel rohani / renungan rohani ini, jangan lupa untuk share dan follow kami di instagram dan facebook.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here